Example 728x250
Hukum & Kriminal

Keruntuhan Poros Trump-Netanyahu: Hantaman Politik Ganda Mengguncang Washington dan Tel Aviv

11
×

Keruntuhan Poros Trump-Netanyahu: Hantaman Politik Ganda Mengguncang Washington dan Tel Aviv

Sebarkan artikel ini

WASHINGTON & TEL AVIV – Dua figur utama politik populisme kanan dunia, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, kini berada di titik nadir kekuasaan mereka. Laporan investigasi menunjukkan aliansi strategis yang sempat kokoh kini retak di tengah hantaman gelombang politik domestik yang masif di kedua negara.

Di Washington, posisi Trump melemah secara drastis setelah Partai Demokrat meraih kemenangan besar (“Blue Wave”) dalam Pemilu Sela AS November 2026. Kehilangan kendali mayoritas di Kongres melumpuhkan agenda legislatifnya dan mengubahnya menjadi presiden lame-duck di sisa dua tahun masa jabatannya. Pasca-kekalahan tersebut, gejolak internal Gedung Putih kian memanas setelah pencopotan Kepala Staf Susie Wiles secara mendadak yang digantikan oleh Stephen Miller.

Sementara itu di Tel Aviv, Benjamin Netanyahu resmi kehilangan kursi mayoritas di Knesset menyusul hasil Pemilu Parlemen Israel pada 27 Oktober 2026. Koalisi sayap kanannya merosot tajam menjadi hanya 53 kursi. Rival utamanya, Gadi Eisenkot, kini memimpin blok oposisi yang didukung faksi Arab untuk melengserkannya. Menghadapi kekalahan, Netanyahu memicu krisis konstitusional dengan menuduh pemilu tersebut “dicuri”.

Keretakan hubungan keduanya memuncak ketika Trump secara sepihak mengumumkan penghentian bantuan militer tahunan AS senilai $4 miliar untuk Israel mulai akhir 2026. Keputusan mendadak ini memicu kepanikan dan kemarahan di lingkaran militer pertahanan Israel. Kehilangan kendali parlemen dan pecahnya aliansi bilateral ini menandai akhir dari dominasi politik agresif yang selama ini mengontrol dinamika global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *