Example 728x250
Ekonomi & Bisnis

Rupiah Kembali Melemah

6
×

Rupiah Kembali Melemah

Sebarkan artikel ini

Pada 21-22 Juni 2026, rupiah kembali melemah dan ditutup di kisaran Rp17.804 hingga Rp17.856 per dolar AS.

Tekanan ini dipicu oleh sentimen global, ketidakpastian geopolitik, dan arah kebijakan suku bunga The Fed, sehingga memicu prediksi pergerakan mendekati level psikologis Rp18.000.

Berikut adalah rangkuman situasi terkini mengenai pelemahan nilai tukar rupiah:

Posisi Kurs: Rupiah terus mengalami depresiasi di tengah kekhawatiran pasar, meski Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) ke level 5,75%.

Kebijakan Moneter BI: Untuk meredam aksi spekulasi dan menstabilkan nilai tukar, Bank Indonesia mengeluarkan kebijakan pengetatan devisa yang berlaku mulai 1 Juli 2026.

Pembelian valas tunai tanpa dokumen pendukung dibatasi maksimal hanya USD10.000 per orang per bulan.

Potensi Dampak: Melemahnya rupiah berdampak langsung pada kenaikan biaya impor, inflasi, dan harga beberapa komoditas atau barang konsumsi.

Di sisi lain, aset lindung nilai seperti emas cenderung lebih stabil nilainya saat situasi tidak pasti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *