JAKARTA, FORUMJURNALISINVESTIGASI.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan kembali posisi teguh pemerintah Indonesia dalam mendukung kemerdekaan penuh bagi bangsa Palestina.
Prabowo menyatakan bahwa sikap Indonesia dalam membela hak-hak masyarakat Palestina merupakan prinsip diplomasi yang mutlak, fundamental, serta sama sekali tidak dapat dinegosiasikan oleh pihak manapun.
“Bagi Indonesia, kemerdekaan Palestina adalah amanat konstitusi dan masalah kemanusiaan yang tidak bisa ditawar-tawar,” ujar Prabowo saat memberikan pengarahan resmi terkait arah kebijakan luar negeri RI di Istana Negara, Jakarta.
Pengesahan sikap politik ini mempertegas posisi geopolitik Indonesia di panggung internasional, terutama di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran Kementerian Luar Negeri dan perwakilan diplomatik RI untuk melipatgandakan upaya tekanan diplomasi di forum-forum multilateral, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Langkah ini diambil guna mempercepat pengakuan kedaulatan Palestina yang berdaulat, mandiri, dan merdeka seutuhnya.
Lebih lanjut, kepala negara menekankan bahwa penindasan serta penjajahan di atas dunia harus segera dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.
Selain melalui jalur diplomasi formal, Indonesia berkomitmen untuk terus mengirimkan bantuan kemanusiaan secara berkelanjutan, memfasilitasi logistik medis, serta menyediakan program pendidikan bagi generasi muda Palestina yang terdampak konflik.
Sikap tegas yang ditunjukkan oleh Presiden Prabowo ini langsung memicu respons positif dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan pengamat politik domestik.
Penegasan tersebut dinilai memberikan kepastian arah politik luar negeri Indonesia yang tetap konsisten, bebas aktif, dan berani menyuarakan keadilan universal di tingkat global.













