- Dr. Muhammad Chatib Basri, S.E., M.Ec. adalah seorang ekonom senior, peneliti, dan akademisi terkemuka asal Indonesia yang pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia periode 21 Mei 2013 hingga 20 Oktober 2014 di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Pria kelahiran Jakarta, 22 Agustus 1965 ini diakui secara luas atas keahliannya dalam bidang kebijakan makroekonomi, perdagangan internasional, dan ekonomi fiskal.
Berikut adalah profil lengkap, rekam jejak karier, serta informasi terbaru mengenai Chatib Basri:
Isu Terkini
Pada awal Juni 2026, nama Chatib Basri mendadak ramai diperbincangkan di media sosial dan pasar keuangan setelah beredar spekulasi bahwa ia ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Isu ini mencuat di tengah tekanan volatilitas nilai tukar rupiah.
Namun, pihak Istana melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi telah membantah tegas rumor tersebut dan menyatakan bahwa saat ini tidak ada rencana perombakan kabinet (reshuffle).
Riwayat Karier Strategis
Sebelum dan sesudah menjabat sebagai menteri, Chatib Basri memegang berbagai posisi krusial di sektor publik, swasta, maupun organisasi internasional:
Menteri Keuangan RI (2013–2014): Menavigasi kebijakan fiskal Indonesia di akhir masa jabatan Kabinet Indonesia Bersatu II.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) (2012–2013): Bertugas mendorong iklim investasi dan menyederhanakan regulasi penanaman modal di Indonesia.
Komisaris Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk: Mengawasi salah satu institusi perbankan terbesar milik negara.
Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN): Terlibat aktif dalam memberikan masukan strategis mengenai peta jalan ekonomi nasional.
Penasihat Internasional: Menjadi anggota High-Level Advisory Group untuk Bank Dunia (World Bank) dan Dana Moneter Internasional (IMF) dalam isu-isu pemulihan pascapandemi dan perubahan iklim.
Latar Belakang Akademis
Selain aktif di birokrasi, ia merupakan seorang intelektual tulen yang mendedikasikan waktunya di dunia pendidikan:
Pendidikan: Meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) dari Universitas Indonesia pada tahun 1992. Ia kemudian melanjutkan studi master (M.Ec.) dan meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) bidang Ekonomi dari The Australian National University (ANU) pada tahun 2001.
Pengajar:
Guru Besar/Dosen Senior di Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI).
Peneliti:
Pernah menjadi Visiting Scholar di Harvard Center for International Development (CID) serta aktif merilis berbagai jurnal ilmiah mengenai integrasi ekonomi regional dan makroekonomi global.













