Example 728x250
Ekonomi & Bisnis

Progam Makan Bergizi Gratis & Problemanya

36
×

Progam Makan Bergizi Gratis & Problemanya

Sebarkan artikel ini
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 berjalan di tengah evaluasi intensif akibat laporan keracunan makanan di berbagai daerah, dengan total korban mencapai ribuan anak sepanjang awal tahun.
Badan Gizi Nasional (BGN) menyoroti kelalaian prosedur (SOP) di tingkat Satuan Pelayanan (SPPG) dan merencanakan evaluasi menu, termasuk mengurangi ultra-processed food.
Berikut adalah poin-poin berita terkini terkait MBG per Maret 2026:

  • Kasus Keracunan & Evaluasi SPPG: Terjadi rentetan kasus keracunan makanan di berbagai daerah, seperti Bandung Barat, Kudus, dan Sukabumi, yang memicu kekhawatiran akan higienitas makanan. BGN menduga adanya kelalaian SOP di SPPG dan berjanji memperketat pengawasan, serta menindak tegas mitra yang melanggar.
  • Kualitas Menu & Bahan: Pakar gizi dan orang tua mengkritik penggunaan makanan olahan tinggi gula dan bahan ultra-processed dalam paket MBG, terutama saat libur sekolah, yang dianggap kurang sehat. BGN berjanji akan menekan ketergantungan pada makanan kemasan.
  • Penganggaran & Gugatan: Program MBG yang didanai APBN 2026 kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi oleh koalisi masyarakat sipil karena dinilai menggerus dana pendidikan dan memberikan ruang diskresi yang terlalu luas.
  • Dampak UMKM & Ekonomi: Meskipun ada keluhan, BGN mencatat program ini mendukung pemberdayaan UMKM dan peternak, serta dilaporkan meningkatkan konsumsi rumah tangga menurut Apindo.
  • Penyaluran dan Target: BGN memperluas sasaran program ke lansia, ibu hamil, dan balita, tidak hanya anak sekolah, untuk mempercepat penurunan stunting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *