Example 728x250
Ekonomi & Bisnis

Presiden Prabowo Subianto Resmi Mencopot Kepala BGN, Dadan Hindayana

19
×

Presiden Prabowo Subianto Resmi Mencopot Kepala BGN, Dadan Hindayana

Sebarkan artikel ini
  1. Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot, Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada hari Selasa, 2 Juni 2026.

Pengumuman pencopotan ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Berikut adalah rincian penting terkait perombakan kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN):

Alasan Pencopotan

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi intensif yang dilakukan pemerintah selama 1,5 tahun terakhir, Presiden Prabowo mengambil langkah tegas ini karena beberapa catatan krusial:

Masalah Kedisiplinan SOP: Ditemukan ketidakpatuhan dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) organisasi.

Tata Kelola Lembaga: Adanya catatan terkait kedisiplinan dalam mengelola manajemen internal dan tata kelola instansi.

Kualitas Makanan MBG: Catatan paling penting menyasar kedisiplinan dalam menjaga kualitas makanan pada program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) yang standarnya sudah ditetapkan oleh BGN.

Langkah evaluasi ini juga dipicu oleh laporan maraknya kasus dugaan keracunan makanan di kalangan pelajar serta isu penyimpangan operasional di lapangan.

Perombakan Total Manajemen BGN

Tidak hanya mendepak Dadan Hindayana, Presiden Prabowo juga membersihkan jajaran pimpinan tinggi BGN lainnya.

Dua Wakil Kepala BGN, yaitu Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung, turut diberhentikan dari jabatan mereka.

Struktur Pimpinan BGN yang Baru

Pemerintah langsung menunjuk srikandi dan figur baru untuk memimpin percepatan program gizi nasional: l

Kepala BGN: Dijabat oleh Nanik Sudaryati Deyang (sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN).

Wakil Kepala BGN: Diisi oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat segera membenahi mutu pelayanan, transparansi pengawasan distribusi makanan, dan memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan tepat sasaran tanpa kebocoran anggaran.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *