Example 728x250
Ekonomi & Bisnis

Laju Rebound Tertahan: Rupiah Terancam Melemah Terbatas ke Rp18.130 per Dolar AS Pasca Pemilu Sela

3
×

Laju Rebound Tertahan: Rupiah Terancam Melemah Terbatas ke Rp18.130 per Dolar AS Pasca Pemilu Sela

Sebarkan artikel ini

JAKARTA — Tren penguatan tajam mata uang domestik yang sempat terjadi sehari sebelumnya kini mulai menghadapi tembok tebal pada perdagangan hari ini, Jumat, 6 November 2026.

Berdasarkan data transaksi valuta asing terbaru, nilai tukar rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif namun rentan ditutup melemah terbatas dalam rentang Rp18.080 hingga Rp18.130 per dolar AS.

Posisi ini sedikit melorot dari penutupan perdagangan Kamis sore kemarin. Saat itu, rupiah sempat mencatatkan performa gemilang dengan rebound 86 poin atau 0,47% ke level Rp18.082 per dolar AS akibat runtuhnya indeks dolar pasca-Pemilu Paruh Waktu AS.

Investigasi pergerakan pasar menunjukkan bahwa faktor utama penahan laju rupiah hari ini berasal dari aksi ambil untung (profit taking) investor global.

Pelaku pasar bersikap realistis mengingat dolar AS belum sepenuhnya kehilangan taring kekuatan ekonominya di kancah makro.

Dari sisi domestik, fokus penuh pelaku pasar tertuju pada rilis resmi data pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Kuartal III-2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Ketahanan daya beli masyarakat, realisasi inflasi tahunan, serta kapasitas fiskal pemerintah menjadi indikator krusial yang tengah dibedah oleh para pengelola dana.

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi mengonfirmasi bahwa jika pertumbuhan ekonomi nasional mampu terjaga tanpa disertai lonjakan inflasi yang agresif, kepercayaan pemodal global secara bertahap akan kembali pulih.

Meski begitu, untuk keseluruhan pekan ini, fluktuasi mata uang Garuda masih membayangi korporasi dengan rentang perdagangan yang sangat lebar, yakni antara Rp18.000 hingga Rp18.320 per dolar AS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *