JAKARTA — Grafik harga komoditas logam mulia domestik terpantau bergerak mendatar dan mempertahankan posisi tertingginya pada akhir pekan ini, Minggu, 8 November 2026.
Berdasarkan investigasi data resmi Butik Emas Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (Antam), harga dasar untuk pecahan acuan 1 gram tertahan kokoh di level Rp2.557.000.
Posisi harga flat ini terjadi seiring tutupnya pasar perdagangan fisik primer global pada hari libur bursa internasional.
Meski cenderung stagnan secara harian, harga emas saat ini merefleksikan posisi akumulasi tertinggi sepanjang bulan berjalan setelah terangkat sentimen Pemilu Paruh Waktu AS.
Pelemahan indeks dolar AS (DXY) ke level 101,56 di sisa penutupan bursa pekan ini terbukti ampuh menyuntik daya dongkrak bagi emas spot dunia hingga bertengger di kisaran USD4.119 per troy ons.
Sementara itu, untuk instrumen pembelian kembali (buyback) oleh Antam hari ini juga dilaporkan tidak mengalami perubahan di angka Rp2.357.000 per gram.
Dengan kondisi pasar yang landai, selisih margin keuntungan atau spread antara harga jual baru dan harga beli kembali tetap terkunci di angka Rp200.000 per gram.
Di tingkat retail hilir sekunder, salah satunya di jaringan gerai Pegadaian, harga emas cetakan Antam ukuran 1 gram masih diperdagangkan stabil pada level Rp2.596.000.
Para pelaku pasar dan pengelola dana kakap swasta saat ini diproyeksikan mulai menahan diri dari transaksi agresif di pasar fisik instrumen lindung nilai (safe haven).
Fokus investigasi pasar kini beralih sepenuhnya untuk mengantisipasi gejolak pergerakan awal pekan besok pasca-rilis data ketenagakerjaan Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat.
Keywords Berita: harga emas hari ini, emas antam 8 november 2026, nilai buyback antam, emas dunia hari ini, investasi safe haven, harga emas ritel pegadaian, forum jurnalis investigasi













