Example 728x250
Hukum & Kriminal

Kuasa Hukum Ungkap Makna Ijazah bagi Jokowi: Simbol Keberhasilan

37
×

Kuasa Hukum Ungkap Makna Ijazah bagi Jokowi: Simbol Keberhasilan

Sebarkan artikel ini

Kuasa hukum Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Rivai Kusumanegara mengungkap makna di balik ijazah S1 kliennya yang selama ini dipersoalkan sejumlah pihak.

Menurutnya, bagi Jokowi, ijazah bukan sekadar dokumen kebanggaan karena berhasil lulus, namun simbol keberhasilan orang tua yang berhasil mengantarkannya menyelesaikan pendidikan di Universitas Gajah Mada.

Ia mengatakan Jokowi beberapa kali menceritakan soal perjuangan menempuh pendidikan dalam kondisi ekonomi keluarga yang terbatas.

“Buat beliau sendiri, ini mohon maaf, beliau sering cerita ke saya seperti juga kenapa dia mau bawa ijazah SD sampai S1. ‘Mas Rivai, saya ini menyelesaikan kuliah di saat-saat itu 40 tahun yang lalu, di mana saya tuh dibesarkan di keluarga yang sangat terbatas. Untuk sekolah saja boleh dibilang perlu perjuangan yang berat dari orang tua saya’,” kata Rivai menirukan ucapan Jokowi dalam Head to Head CNN Indonesia TV, Rabu (24/6) malam.

Oleh karena itu, menurut dia, Jokowi memandang kelulusan dari UGM bukan hanya sebagai pencapaian pribadi, tapi keberhasilan orang tua.

“‘Jadi kalau sampai saya bisa lulus dari UGM menyelesaikan ini, bukan hanya suatu kebanggaan bagi saya sebagai pelajar yang bismempertanggungjawabkan tanggung jawab sekolahnya, tapi juga keberhasilan orang tua saya menghantar pendidikan anaknya’,” kata Rivai kembali menirukan Jokowi.

Ia menjelaskan pandangan itu menjadi salah satu alasan Jokowi ingin polemik ijazah mendapat kepastian hukum.

Rivai mengatakan Jokowi pernah menyampaikan keprihatinan karena harus menggunakan upaya hukum terkait polemik ijazahnya. Namun, memang hanya upaya itu yang bisa dilakukan.

“Bahkan pernah juga beliau bilang, ‘Kalau perlu di sidang nanti saya akan bilang Pak Hakim, kalau pun ini terbukti, hukumlah seringan-ringannya’. Artinya bukan itu intensinya,” katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah melimpahkan Roy dan Tifa beserta barang bukti dalam kasus tudingan ijazah Jokowi ke Kejari Jaksel pada Senin (22/6).

Setelah proses pelimpahan tahap II itu, Kejari Jaksel memutuskan untuk tidak mehanan Roy dan Tifa. Namun, keduanya harus wajib lapor satu kali dalam seminggu.cnnindonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *