Nilai tukar Rupiah menguat tajam menyusul meredanya ketegangan geopolitik global setelah munculnya laporan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Sentimen positif dari Timur Tengah ini menekan turun indeks dolar AS (DXY) dan harga minyak mentah dunia, sehingga memicu aliran dana masuk ke pasar keuangan domestik.
Berikut adalah rangkuman dampak dan sentimen pasar global atas peristiwa tersebut:
Pergerakan Kurs: Mata uang Garuda dibuka menguat di kisaran level Rp17.774 hingga Rp17.776 per dolar AS dari posisi penutupan sebelumnya.
Katalis Pasar: Harapan damai sementara (interim) AS-Iran memicu sentimen risk-on yang tidak hanya membuat Rupiah menguat, tetapi juga membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat.
Dampak Ekonomi: Penurunan harga minyak dunia meringankan beban biaya impor energi Indonesia, sekaligus membantu menekan laju inflasi yang sebelumnya sempat dikhawatirkan melonjak akibat ketegangan global













