Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun menyoroti pandangan filsuf Rocky Gerung.
Rocky sebelumnya menyebut pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjalankan praktik sosialisme.
Menurut Ubedilah, pandangan tersebut tidak sesuai dengan realitas kekuasaan dan ekonomi saat ini.
Ia menilai narasi itu sekadar cara bagi Rocky untuk menjelaskan atau melindungi posisi politiknya.
Ubedilah bahkan melontarkan istilah “antek Prabowo” sebagai bentuk penilaian politik, bukan sebagai fakta hukum.
Ia berpendapat bahwa program seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih belum cukup kuat dijadikan bukti.
Kebijakan-kebijakan tersebut dinilai tidak serta-merta menjadikan arah pemerintahan menjadi sosialis.
Sebaliknya, praktik ekonomi dan kekuasaan yang berjalan saat ini justru lebih mencerminkan sistem kapitalisme













