Example 728x250
Ekonomi & Bisnis

Suku Bunga Global Mengguncang Pasar Spot Jakarta

48
×

Suku Bunga Global Mengguncang Pasar Spot Jakarta

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Pasar valuta asing domestik kembali bergolak kuat. Nilai tukar rupiah terus terkikis hingga menembus level Rp17.884 per dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan pekan ini. Tekanan berat dipicu oleh sentimen eksternal akibat sinyal agresif bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), yang diproyeksikan kembali menaikkan suku bunga acuan mereka.

Forum investigasi mendeteksi adanya aksi jual bersih (net selling) secara masif oleh investor asing di pasar obligasi negara. Kondisi ini diperparah oleh lonjakan harga minyak mentah dunia serta memanasnya tensi geopolitik di Asia Barat yang membengkakkan biaya impor energi nasional. Dampaknya, cadangan devisa terpaksa bekerja ekstra keras untuk menahan kejatuhan mata uang garuda di pasar spot.

Guna meredam volatilitas, Bank Indonesia (BI) langsung mengaktifkan operasi pasar berlapis. Otoritas moneter melakukan intervensi ganda melalui instrumen Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) dan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Langkah darurat ini krusial untuk menjaga likuiditas valas tetap stabil di tengah kepungan sentimen negatif global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *