Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte memperingatkan Iran kini berada sangat dekat dengan kemampuan rudal balistik yang mampu menjangkau ibu kota-ibu kota Eropa, termasuk Berlin, Paris, dan Roma. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara di CBS News, Sabtu (22/3).
Rutte membandingkan situasi Iran dengan Korea Utara, mengingatkan bahwa negosiasi yang berlarut-larut pernah memberi Pyongyang ruang untuk akhirnya memiliki senjata nuklir.
“Kita telah melihat dengan Korea Utara, jika kita bernegosiasi terlalu lama, kita mungkin melewatkan momen di mana kita masih bisa menyelesaikan hal ini, dan sekarang Korea Utara memiliki kemampuan nuklir Iran yang bersenjata nuklir akan menjadi ancaman eksistensial bagi Israel, kawasan, Eropa, dan stabilitas dunia,” ujarnya.
Rutte juga menyetujui pembentukan koalisi maritim untuk mengamankan Selat Hormuz, yang telah ditutup Iran sejak 2 Maret dan mengganggu aliran sekitar 20 juta barel minyak per hari. Sebanyak 22 negara telah bergabung dalam inisiatif tersebut.













