Example 728x250
Ekonomi & Bisnis

Kondisi Rupiah Hari Ini, Menguat?

2
×

Kondisi Rupiah Hari Ini, Menguat?

Sebarkan artikel ini
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau masih berada dalam tren fluktuatif cenderung melemah pada perdagangan hari Jumat, 18 September 2026. Berdasarkan pergerakan pasar, mata uang Garuda diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.700 hingga Rp17.850 per dolar AS.
Tekanan ini melanjutkan tren negatif dari hari-hari sebelumnya, di mana posisi rupiah sempat ditutup di level Rp17.745,7 per dolar AS akibat keperkasaan indeks dolar global.
Faktor utama yang menahan penguatan rupiah adalah sentimen hawkish dari Bank Sentral AS atau The Fed. Pernyataan Ketua The Fed, Kevin Warsh, memperkuat ekspektasi pasar bahwa AS akan kembali menaikkan suku bunga acuan pada akhir tahun ini setelah sebelumnya resmi menaikkannya menjadi kisaran 3,75%–4,00%.
Selain itu, tingginya harga minyak mentah dunia serta lonjakan imbal hasil obligasi AS turut memicu perpindahan modal luar negeri ke aset aman (safe-haven), yang berakibat pada terbatasnya ruang penguatan bagi mata uang negara berkembang termasuk Indonesia.
Di sisi lain, pelaku pasar domestik saat ini bersikap wait and see menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang dijadwalkan pada pekan depan. Bank Indonesia diharapkan dapat mengeluarkan bauran kebijakan makroprudensial yang akomodatif demi menjaga stabilitas nilai tukar tanpa mengorbankan dorongan pertumbuhan ekonomi nasional.
Tantangan fiskal yang dihadapi oleh Menteri Keuangan baru Indonesia, Suahasil Nazara, juga menjadi sorotan utama dalam menjaga defisit APBN agar tetap di bawah 3% dari PDB guna mempertahankan kepercayaan para investor global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *