Example 728x250
Ekonomi & Bisnis

Rupiah Perkasa hingga Minggu Pagi, Pidato Presiden dan Sentimen Pasar Jadi Mesin Pendorong

49
×

Rupiah Perkasa hingga Minggu Pagi, Pidato Presiden dan Sentimen Pasar Jadi Mesin Pendorong

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Forumjurnalisinvestigasi.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menutup pekan di level Rp17.825 hingga Rp17.873 per dolar AS didorong oleh sentimen positif pidato kenegaraan Presiden RI serta proyeksi stabil dari Bank Indonesia menjelang akhir pekan, yang berlanjut memberi optimisme hingga Minggu pagi ini (16/8/2026).

Penguatan mata uang Garuda ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi domestik yang dinilai tetap solid di tengah ketidakpastian global.

Faktor utama yang memicu keperkasaan rupiah adalah respon positif pelaku pasar terhadap arah kebijakan fiskal yang disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI sehari sebelumnya.

Target-target indikator ekonomi makro yang realistis serta komitmen pemerintah dalam menjaga defisit anggaran dinilai memberikan kepastian hukum dan iklim investasi yang kondusif. Sentimen domestik yang kuat ini menjadi modal berharga bagi rupiah untuk terus mempertahankan tren positifnya.

Dari sisi eksternal, tekanan terhadap rupiah mereda setelah indeks dolar AS mengalami koreksi di pasar global. Melemahnya greenback terjadi pasca rilis data inflasi Amerika Serikat yang keluar sesuai ekspektasi pasar, mengurangi kekhawatiran akan langkah agresif bank sentral AS dalam waktu dekat.

Kombinasi antara meredanya tekanan global dan kuatnya koordinasi antara Bank Indonesia dengan pemerintah dalam menjaga pasokan valuta asing di pasar domestik kian memuluskan langkah apresiasi rupiah.

Memasuki pekan baru, para analis memperkirakan rupiah akan bergerak stabil di kisaran Rp17.700 hingga Rp18.000 per dolar AS. Meskipun tren penguatan ini membawa angin segar, pelaku pasar diimbau tetap mewaspadai risiko eksternal seperti dinamika geopolitik global dan fluktuasi harga energi dunia.

Namun, dengan posisi cadangan devisa nasional yang masih sangat memadai, ketahanan nilai tukar rupiah diyakini akan tetap terjaga dengan baik dalam jangka menengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *