Forumjurnalisinvestigasi.com –
Harga emas global dan domestik terpantau merangkak naik pada perdagangan hari ini, Selasa, 11 Agustus 2026.
Berdasarkan data pasar komoditas terbaru, harga emas dunia melesat hingga melewati level US$ 4.350 per troy ounce, memicu tren positif bagi komoditas safe haven ini di kancah internasional.
Sementara itu di pasar domestik, harga logam mulia produksi PT Aneka Antam Tbk (ANTM) bergerak fluktuatif namun kokoh bertahan pada level tinggi Rp 2.690.000 per gram.
Faktor utama penyebab kenaikan harga emas pekan ini dipicu oleh melemahnya data tenaga kerja Amerika Serikat serta penurunan tingkat imbal hasil (yield) obligasi Treasury AS.
Kondisi ekonomi tersebut langsung menekan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).
Ketika prospek suku bunga melunak, daya tarik dolar AS cenderung menurun, sehingga para investor global mengalihkan aset mereka ke dalam bentuk investasi emas demi mengamankan nilai kekayaan.
Selain faktor kebijakan moneter, lonjakan harga juga didorong oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik global dan kekhawatiran inflasi jangka panjang. Ketegangan yang masih membayangi sejumlah kawasan strategis membuat para pelaku pasar memilih instrumen safe haven fisik yang lebih minim risiko.
Tingginya permintaan global yang tidak diimbangi oleh penambahan pasokan emas baru secara signifikan turut memperkuat fondasi pergerakan harga emas untuk terus berada dalam tren bullish pada pertengahan bulan Agustus ini.













