Example 728x250
Ekonomi & Bisnis

Gaji Pas-pasan Bisa Kaya? Ini 5 Tips Investasi ala Warren Buffett

60
×

Gaji Pas-pasan Bisa Kaya? Ini 5 Tips Investasi ala Warren Buffett

Sebarkan artikel ini

Membangun kekayaan dengan gaji standar bukan hal mustahil. Meniru strategi investor legendaris Warren Buffett, dikutip dari investor.id berikut lima langkah utama untuk memulai investasi bagi pemula:

1. Hidup di Bawah Kemampuan

Kunci utama investasi adalah memiliki modal. Caranya, pangkas pengeluaran agar selalu lebih kecil dari pendapatan.

Tips: Jika gaji Anda Rp5 juta, hiduplah seolah-olah gaji Anda Rp4 juta.

Saran Buffett: Gunakan uang tunai untuk belanja harian agar lebih terasa “kehilangan” uang, dan belilah barang berkualitas yang tahan lama.

2. Mulai dari Nominal Kecil

Jangan tunggu punya uang banyak untuk investasi. Mulailah dari nominal kecil pada perusahaan berpotensi dalam jangka panjang. Modal kecil juga memudahkan Anda melakukan diversifikasi (menyebar modal ke beberapa saham) untuk menekan risiko kerugian.

3. Cari Saham yang “Salah Harga” (Value Stock)

Buffett terkenal dengan metode value investing, yaitu membeli saham bagus yang harganya sedang murah (di bawah nilai aslinya). Tahan saham tersebut sampai harganya naik ke nilai yang seharusnya. Fokuslah pada perusahaan yang memiliki keuangan sehat dan prospek pertumbuhan yang jelas.

4. Jangan Ikut-ikutan Pasar

“Takutlah saat orang lain serakah, dan serakahlah saat orang lain takut.” Ini adalah kutipan terkenal Buffett.

Jangan terbawa emosi atau tren pasar. Saat pasar saham jatuh dan orang lain panik menjual, itu sering kali menjadi peluang emas untuk membeli saham bagus dengan harga diskon.

5. Konsisten dan Jangka Panjang

Investasi bukan cara cepat kaya. Biarpun modal Anda kecil, jika dilakukan secara konsisten dan disiplin dalam jangka panjang, aset Anda akan tumbuh raksasa berkat efek bunga berbunga (compounding interest).

Mengenal Warren Buffett:
Lahir di tengah masa Depresi Besar tahun 1930, Buffett belajar menghargai uang sejak kecil dengan berjualan koran dan permen karet. Lewat kedisiplinan dan filosofi investasi yang matang, ia berhasil mengubah perusahaan tekstil hampir bangkrut, Berkshire Hathaway, menjadi salah satu konglomerat investasi terbesar di dunia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *