Example 728x250
Ragam

Catatan Seorang Wartawan Rohil untuk Sang Guru Pers Riau, Bapak Wahyudi El Panggabean, Tokoh Pers Riau yang Saya Hormati.

42
×

Catatan Seorang Wartawan Rohil untuk Sang Guru Pers Riau, Bapak Wahyudi El Panggabean, Tokoh Pers Riau yang Saya Hormati.

Sebarkan artikel ini

Oleh : Alex Marzen (Pemred Mediapesisirnews.com)

Sebagai seorang wartawan yang berasal dari Kabupaten Rokan Hilir, saya melihat perjuangan Bapak Wahyudi El Panggabean bukan sekadar perjalanan seorang insan pers, tetapi sebuah pengabdian panjang untuk menjaga marwah, meningkatkan kualitas, dan memperjuangkan masa depan pers di Riau.

Bagi saya, sosok seperti beliau adalah guru bagi banyak insan pers. Bukan karena merasa paling tahu, tetapi karena mau berbagi ilmu, pengalaman, motivasi, bahkan memberikan teguran dan pemahaman agar wartawan tidak kehilangan arah di tengah perubahan zaman.

Dunia pers hari ini tidaklah mudah. Tantangannya semakin besar, tuntutan profesionalisme semakin tinggi, dan teknologi terus berubah. Namun, satu hal yang tidak boleh berubah adalah integritas seorang wartawan.

Dari sosok Bapak Wahyudi El Panggabean, saya banyak belajar dari beliau bahwa menjadi wartawan bukan hanya tentang seberapa cepat berita diterbitkan, tetapi tentang seberapa kuat kita mempertanggungjawabkan setiap kata yang kita tulis.

Bukan hanya tentang mengejar berita, tetapi juga memperjuangkan kebenaran.

Bukan hanya tentang mencari popularitas, tetapi bagaimana keberadaan pers benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dan bukan hanya tentang hari ini, tetapi bagaimana kita meninggalkan ilmu dan keteladanan bagi generasi pers berikutnya.

Terima kasih, Pak Wahyudi El Panggabean.

Terima kasih karena tetap setia memberikan edukasi, motivasi, dan pelajaran kepada insan pers. Terima kasih telah mengingatkan kami bahwa profesi wartawan harus dijalankan dengan ilmu, keberanian, etika, dan tanggung jawab.

Dari Rokan Hilir, saya, Alek Marzen, menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya.

Semoga perjuangan Bapak untuk pers Riau terus menjadi inspirasi. Sebab mungkin saya tidak selalu mampu membalas ilmu yang telah diberikan, Insya Allah SWT saya bisa meneruskannya kepada wartawan-wartawan muda akan datang.

Ilmu yang dibagikan tidak akan pernah habis.
Perjuangan yang tulus tidak akan pernah sia-sia.
Dan nama baik seorang pejuang pers akan hidup melalui generasi yang meneruskan perjuangannya.

Hormat saya,
Alek Marzen
Wartawan asal Rokan Hilir.

Bagansiapiapi, Senin 31 Agustus 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *