Example 728x250
Ragam

Keiko Fujimori Dilantik Jadi Presiden Perempuan Pertama Peru, Langsung Umumkan Darurat Militer

20
×

Keiko Fujimori Dilantik Jadi Presiden Perempuan Pertama Peru, Langsung Umumkan Darurat Militer

Sebarkan artikel ini
LIMA — Keiko Fujimori resmi dilantik sebagai presiden perempuan pertama Peru hasil pemilu, Selasa waktu setempat. Pemimpin konservatif berusia 51 tahun ini langsung mengumumkan status keadaan darurat nasional untuk menekan lonjakan kriminalitas.
Dalam pidato pertamanya, Fujimori menyebut kondisi Peru saat ini “katastrofik”. Sebagai langkah awal, ia memerintahkan militer mengambil alih sementara operasi keamanan di wilayah-wilayah rawan kejahatan hingga ketertiban pulih.
“Selama keadaan darurat, angkatan bersenjata akan memimpin operasi keamanan,” tegas Fujimori, dikutip dari Reuters dan BBC, Kamis (30/7/2026).
Langkah pelibatan militer ini mengingatkan publik pada era pemerintahan mendiang ayahnya, Alberto Fujimori.
Saat ini, Peru memang sedang menghadapi krisis keamanan terburuk akibat maraknya kelompok kriminal, pembunuhan bayaran, dan pemerasan. 
Fujimori berhasil merebut kursi kepresidenan pada pemilu putaran kedua Juni lalu setelah mengalahkan kandidat sayap kiri, Roberto Sánchez.
Ini merupakan pencapaian besarnya setelah gagal dalam tiga pemilu sebelumnya.
Selain isu keamanan, Fujimori berjanji akan menaikkan upah minimum, mengatasi ketimpangan ekonomi, serta melindungi warga dari dampak fenomena cuaca El Niño.
Tantangan besar kini menanti Fujimori.
Ia tercatat sebagai presiden ke-10 Peru dalam satu dekade terakhir, di tengah sejarah politik negara tersebut yang terkenal tidak stabil dan penuh gejolak.
Upacara pelantikan di Lima ini turut dihadiri oleh sejumlah pemimpin sayap kanan Amerika Latin, termasuk dari Argentina dan Ekuador.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *