Banyak orang menghabiskan waktunya untuk mencari tahu kehidupan orang lain. Siapa dekat dengan siapa, siapa lebih berhasil, siapa sedang jatuh, dan berbagai hal yang sebenarnya tidak banyak menambah nilai bagi dirinya sendiri.
Rasa ingin tahu seperti ini sering hanya melahirkan gosip, prasangka, dan perhatian yang habis pada hal-hal yang dangkal.
Padahal pikiran manusia bisa tumbuh jauh lebih luas ketika rasa ingin tahunya diarahkan pada ide dan gagasan. Dari membaca, berdiskusi, dan memahami pemikiran, seseorang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memperluas cara pandangnya terhadap kehidupan. Di situlah kualitas diri perlahan dibentuk.
Orang yang sibuk dengan kehidupan orang lain biasanya mudah lelah oleh perbandingan dan penilaian. Sementara mereka yang sibuk dengan pemikiran lebih cenderung bertumbuh, karena energinya digunakan untuk memahami sesuatu yang memberi manfaat bagi perkembangan dirinya sendiri.
Pada akhirnya, kualitas seseorang sering terlihat dari apa yang memenuhi pikirannya. Jika terlalu sibuk mencari tahu tentang orang lain, hidup akan habis pada hal-hal sementara. Tetapi ketika rasa ingin tahu diarahkan pada ide, gagasan, dan pemikiran, seseorang sedang membangun kedalaman yang akan membuat dirinya terus berkembang sepanjang hidupnya.
Singgasanakata_fb













