- Burung nightjar, yang dikenal dalam bahasa Indonesia sebagai burung cabak (famili Caprimulgidae), adalah burung nokturnal berukuran sedang dengan kamuflase bercorak cokelat-abu-abu yang sangat baik.
Mereka aktif di malam hari/senja untuk menangkap serangga menggunakan mulut lebar, memiliki sayap panjang, dan bersarang di tanah.
Karakteristik & Contoh Penggunaan/Spesies:
Contoh Spesies: Cabak Kota (Savannah Nightjar), Large-tailed Nightjar (Tukang Biasa), Standard-winged Nightjar, dan Whip-poor-will.
Nama Lain (Sinonim): Burung Cabak, Burung Tukang (Melayu), Nighthawk (untuk beberapa spesies Dunia Baru).
Perilaku: Terbang diam-diam seperti ngengat, sering bertengger di tanah atau dahan horizontal, dan bersuara keras saat senja/dini hari.
Mitos: Sering dijuluki “pengisap kambing” (dari bahasa Latin Caprimulgus) berdasarkan cerita rakyat kuno.
Contoh Penggunaan/Deskripsi Umum:
Kamuflase: Warna bulunya membuatnya hampir tidak terlihat saat tidur di tanah atau cabang pohon pada siang hari.
Berburu: Mulutnya yang lebar menganga digunakan untuk menangkap serangga seperti ngengat saat terbang.
Suara: Spesies seperti Whip-poor-will dikenal dengan nyanyian malamnya yang berulang dan khas.
- Burung ini sering terlihat di habitat seperti sabana, hutan terbuka, dan perkebunan.











